Ansor Maros Tegaskan Komitmen Demokrasi dalam Pilketua DPD KNPI Maros

  • Apr 11, 2026
  • Admin
  • Berita

Maros- Ketua Ansor Maros, Abustan Dj, menegaskan sikap tegas organisasinya untuk mengawal proses demokrasi dalam pemilihan Ketua DPD KNPI Kabupaten Maros. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga marwah organisasi dan integritas dalam kontestasi kepemimpinan di tubuh KNPI, Sabtu (11/04/2016). 

Abustan menyampaikan bahwa perjuangan Ansor Maros akan berlanjut hingga tahap pemilihan resmi digelar. Ia menegaskan, segala bentuk tawaran posisi strategis sebelum pemilihan akan ditolak karena dinilai dapat mencederai proses demokrasi dan semangat kaderisasi.

“Proses demokrasi harus dihormati. Kami ingin membuktikan bahwa kepemimpinan lahir dari proses yang sehat, bukan dari kompromi di belakang layar. Perjuangan ini bukan soal posisi, tapi soal prinsip,” tegas Abustan.

KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan dinilai memiliki peran strategis dalam mengonsolidasikan potensi pemuda untuk pembangunan daerah. Oleh karena itu, proses pemilihan ketua DPD KNPI Maros diharapkan berlangsung transparan, adil, dan terbuka, sehingga figur yang terpilih benar-benar memiliki legitimasi dan kapasitas kepemimpinan.

Sikap tegas Ansor Maros untuk tidak menerima tawaran posisi sebelum pemilihan dipandang sebagai langkah menjaga integritas proses demokrasi. Tawaran jabatan atau posisi strategis sebelum pemilihan sering kali dinilai berpotensi melemahkan proses demokrasi dan menurunkan kualitas kontestasi.

Abustan juga menekankan bahwa komitmen Ansor Maros merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam memberikan teladan politik yang sehat bagi generasi muda. “Kami ingin menunjukkan bahwa politik kepemudaan bisa berjalan bersih, jujur, dan bermartabat,” ujarnya.

Perjuangan tersebut tentu tidak mudah. Berbagai tantangan dan dinamika politik diperkirakan akan mewarnai proses pemilihan. Namun, Ansor Maros menyatakan kesiapan untuk menghadapi setiap tantangan dengan tetap berpegang pada prinsip organisasi dan nilai-nilai demokrasi.