Bangun Akses dan Ekonomi Warga, Pemerintah Desa Mattampapole Dukung Jalan Tani dan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa

  • Oct 14, 2025
  • Al Aksarin
  • Berita

Mattampapole, Mallawa — Pemerintah Kecamatan Mallawa bersama Tim Pendamping Profesional Desa melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahap 1 Tahun Anggaran 2025 di Desa Mattampapole. Kegiatan ini bertujuan memastikan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berjalan sesuai perencanaan, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi warga desa.

Monitoring tersebut dipimpin oleh Anwar, S.Sos dan Andi Makkulasse, S.M. selaku perwakilan dari Camat Mallawa, didampingi oleh Ir. A. Afdal Amir selaku Pendamping Desa Teknik, serta Pendamping Lokal Desa yang turut melakukan pendampingan teknis dan administratif di lapangan.

Fokus monitoring kali ini mencakup beberapa kegiatan strategis, di antaranya pengerasan jalan tani, pembangunan jalan beton, serta pengembangan unit usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Warurilangi yang bergerak di bidang budidaya ikan nila dan ternak itik petelur.

Kepala Desa Mattampapole, Anita Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan akses dan perekonomian masyarakat.

"Pembangunan jalan tani dan jalan beton diharapkan memperlancar mobilitas hasil pertanian warga. Sementara Bumdes Warurilangi kami dorong menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui pengembangan budidaya ikan nila dan itik petelur yang bernilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Desa Anita Rahman juga menyampaikan bahwa pemerintah desa mendorong adanya dukungan dan bantuan dari Pemerintah Daerah untuk pembangunan jembatan di Dusun Bulu-Bulu, Sungai Lemba Hijau.

 “Kami berharap adanya bantuan dari Pemda untuk pembangunan jembatan di wilayah tersebut. Karena Jembatan ini sangat penting untuk menunjang konektivitas antarwilayah dan mempermudah pelaksanaan pembangunan serta mobilitas masyarakat,” tambahnya.

Dalam arahannya, Anwar, S.Sos selaku perwakilan dari Kecamatan Mallawa menegaskan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan Dana Desa.

 “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Program yang menggabungkan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi seperti ini harus terus dilanjutkan,” tegasnya.

Sementara itu, Pendamping Desa Teknik, Ir. A. Afdal Amir, menjelaskan bahwa peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi desa harus berjalan seimbang.

Akses jalan yang baik akan mendukung kegiatan pertanian dan usaha produktif warga. Di sisi lain, Bumdes Warurilangi diharapkan mampu mengembangkan unit usaha yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal,” ungkapnya

Kegiatan monitoring diakhiri dengan dialog antara tim kecamatan, perangkat desa, dan para kepala dusun untuk membahas capaian, kendala, serta strategi pengembangan ekonomi desa ke depan agar Desa Mattampapole semakin mandiri, maju, dan berdaya saing.