GP Ansor Maros Buka Volunteer Counter Cek Bansos, Kawal Program Bantuan Sosial Tepat Sasaran

  • Jan 20, 2026
  • Admin
  • Berita

Maros - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Maros membuka Volunteer Counter Cek Bansos sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mengawal pelaksanaan program bantuan sosial pemerintah agar tepat sasaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Kantor PKH Kabupaten Maros.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Maros, Sri Marlina, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat dalam melakukan pengecekan status bantuan sosial melalui Aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial, sekaligus memberikan edukasi terkait prosedur dan mekanisme yang berlaku.

“Kehadiran Volunteer Counter Cek Bansos diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi yang akurat terkait bantuan sosial serta memudahkan semua pihak untuk bersama-sama membantu mengawal data agar tepat sasaran sebagaimana harapan Kementerian Sosial,” ujar Sri Marlina.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Maros, Abustan, menegaskan bahwa keterlibatan GP Ansor dalam kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab moral dan sosial organisasi kepemudaan dalam mengawal kebijakan publik, khususnya di bidang kesejahteraan sosial.

“Kegiatan ini menjadi bukti komitmen GP Ansor dalam mengawal program pemerintah agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Ansor hadir untuk mendampingi masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah,” tegas Abustan.

Sementara itu, Kasatkorcab Banser Kabupaten Maros, Muh. Jusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa Banser siap terlibat aktif dalam mendukung pengawalan program bantuan sosial di lapangan, khususnya dalam aspek pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Banser siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat mengakses layanan Cek Bansos sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan,” ungkapnya.

Melalui Volunteer Counter Cek Bansos ini, masyarakat mendapatkan pendampingan langsung mulai dari pengecekan data penerima, pemahaman jenis bantuan sosial, hingga mekanisme pengusulan dan sanggahan data.