Pulau Salemo hingga Mallawa: Jejak Keilmuan KH. Abdul Asis dan Lahirnya Ansor Mallawa
- Oct 08, 2025
- Muh Jusril Ihza Mahendra
- Catatan
Alorengnge, Jawi-Jawi adalah sebuah dusun di Desa Tellumpanuae, Kecamatan Mallawa, yang menyimpan sejarah penting dalam perkembangan Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah ini. Dari dusun inilah semangat kaderisasi dan perjuangan pemuda NU mulai tumbuh dan meninggalkan jejak yang kuat hingga kini.
Pada tahun 2021, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Mallawa resmi berdiri melalui Konferensi Anak Cabang. Organisasi kepemudaan di bawah naungan NU ini hadir sebagai wadah pengkaderan, pengabdian, dan perjuangan generasi muda Islam Ahlussunnah wal Jamaah di tingkat kecamatan.
Di Dusun Alorengnge berdiri Masjid Nurul Ilmi, yang didirikan atas inisiatif Ust. Drs. Makmum, selaku Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Mallawa. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan Gerakan Pemuda Ansor Mallawa. Berbagai aktivitas keagamaan dan kaderisasi di tempat ini dibina langsung oleh Ust. H. Maulana, S.HI, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Mallawa, yang juga merupakan putra dari KH. Abdul Hamid.
Di belakang Masjid Nurul Ilmi terdapat makam dua ulama berpengaruh, yakni KH. Abdullah dan KH. Abdul Hamid. Keduanya dikenal sebagai tokoh yang berperan besar dalam penyebaran ilmu dan dakwah Islam di wilayah Mallawa.
KH. Abdul Hamid sendiri adalah putra dari KH. Abdul Asis, seorang ulama asal Mallawa yang pernah menimba ilmu dan mengajar di Pulau Salemo — salah satu pusat keilmuan Islam di Sulawesi Selatan pada masanya. Selain dikenal karena kedalaman ilmunya, KH. Abdul Asis juga diwarisi dengan dzikir yang khas serta keteladanan dalam keikhlasan dan keistiqamahan berdakwah.
Kini, makam beliau yang berada di Pulau Salemo menjadi bagian penting dari sejarah panjang tradisi keilmuan Islam di kawasan tersebut. Dari jejak keilmuan itulah semangat perjuangan dan pengabdian terus diwariskan, hingga melahirkan generasi muda seperti Ansor Mallawa yang teguh menjaga nilai-nilai perjuangan para pendahulu.