PW GP Ansor Sulsel Kecam Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
- Oct 01, 2025
- Muh Jusril Ihza Mahendra
- Berita
Lensa Ansor Maros – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Sulawesi Selatan mengecam keras tindakan penganiayaan yang menimpa salah satu kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang, Ridha, saat menghadiri sebuah pengajian pada Senin (22/09/2025) lalu.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PW GP Ansor Sulsel, H. Rusdi Idrus, dalam keterangan resminya pada Senin (29/09/2025).
Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan merusak kerukunan bangsa.
“Kami dari segenap pengurus PW GP Ansor Sulsel mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum yang diduga menjadi dalang dari penganiayaan tersebut. Perbuatan ini merupakan tindakan biadab, kriminal, dan premanisme yang tidak bisa ditolerir,” tegas Rusdi Idrus.
PW GP Ansor Sulsel juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, agar segera mengambil langkah tegas dengan mengusut tuntas kasus ini serta menangkap para pelaku.
“Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku dan menegakkan hukum seadil-adilnya demi keadilan bagi korban dan keluarganya,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris PW GP Ansor Sulsel, Anas Bukhori, mengingatkan seluruh kader Ansor dan Banser di berbagai daerah agar tetap tenang, disiplin, serta menunggu instruksi resmi dari Pengurus Pusat GP Ansor.
“Kami menghimbau kepada seluruh kader untuk tetap menjaga ketertiban dan menahan diri, seraya menunggu arahan resmi dari Pengurus Pusat,” ujarnya.
Melalui pernyataan ini, PW GP Ansor Sulsel menegaskan sikap organisasi dalam menolak segala bentuk kekerasan dan premanisme yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
PW GP Ansor Sulsel juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas sosial dan keamanan di Indonesia.