PW GP Ansor Sulsel Tegak Lurus Instruksi Pimpinan Pusat Terkait Polemik Kuota Haji
- Mar 16, 2026
- Admin
- Berita
Makassar - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan menegaskan sikap organisasi untuk mengikuti arahan dari Pimpinan Pusat GP Ansor dalam menyikapi polemik yang berkaitan dengan persoalan hukum yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan, Muhammad Ridwan Yusuf, menyampaikan bahwa seluruh jajaran dan kader Ansor di daerah diminta menjaga disiplin organisasi serta tidak melakukan langkah-langkah yang dapat mencederai nama baik organisasi.
Menurutnya, sebagai organisasi kader, GP Ansor memiliki tradisi kepemimpinan yang menempatkan sistem komando sebagai bagian penting dalam menjaga soliditas dan ketertiban organisasi.
PW GP Ansor Sulawesi Selatan, lanjut Ridwan, tetap tegak lurus terhadap kebijakan dan arahan dari Pimpinan Pusat GP Ansor di bawah kepemimpinan Ketua Umum Addin Jauharudin. Terkait persoalan hukum yang dihadapi Gus Yaqut, Pimpinan Pusat telah memberikan mandat kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PP GP Ansor untuk melakukan pendampingan hukum secara resmi.
Ridwan, yang akrab disapa Ridho, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab organisasi untuk memastikan setiap kader mendapatkan hak pendampingan hukum secara proporsional, sekaligus tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
“Pendampingan terhadap Gus Yaqut sepenuhnya ditangani oleh LBH PP GP Ansor yang memiliki kompetensi di bidang hukum. Mereka telah ditugaskan secara resmi oleh Ketua Umum untuk mengawal proses hukum dengan pendekatan profesional serta sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, GP Ansor sebagai organisasi kader tetap menjunjung tinggi supremasi hukum dan menghormati setiap proses hukum yang berjalan. Karena itu, organisasi memilih menempuh jalur hukum dan mekanisme resmi dibandingkan langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan polemik di ruang publik.
Meski demikian, Ridwan mengakui bahwa secara moral dan emosional para kader Ansor tentu memiliki rasa solidaritas terhadap sesama kader yang sedang menghadapi ujian. Namun dukungan tersebut harus disampaikan dalam koridor organisasi serta tidak bertentangan dengan garis kebijakan pimpinan.
“Sebagai sesama kader tentu kita memberikan dukungan moral agar Gus Yaqut tetap kuat, sabar, dan menjalani proses hukum dengan baik. Namun secara organisasi, kita tetap mengedepankan sikap bijak dan mengikuti arahan pimpinan pusat,” tambahnya.
Ia pun mengimbau seluruh kader GP Ansor di Sulawesi Selatan untuk tetap menjaga nama baik organisasi serta tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
PW GP Ansor Sulawesi Selatan juga berharap semua pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya keputusan resmi dari lembaga yang berwenang.