Serbuan Ibu-Ibu Majelis Taklim ke KUA Bantimurung: Semangat Hijau untuk Ekoteologi
- Dec 08, 2025
- Muh Jusril Ihza Mahendra
- Berita
Bantimurung, 8 Desember 2025 - Suasana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantimurung tampak berbeda pada Senin siang. Di bawah langit yang mulai mendung, puluhan ibu-ibu dari berbagai majelis taklim se-Kecamatan Bantimurung berdatangan dengan penuh antusias untuk mengikuti Program Ekoteologi yang digagas oleh KUA Bantimurung.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala KUA Bantimurung, H. Mustafa. Dengan wajah ceria, ia menyapa satu per satu peserta yang memadati halaman kantor. “Wah, banyak sekali ibu-ibu hari ini. Semuanya sangat antusias,” ujarnya.
Program Ekoteologi ini merupakan inisiatif KUA Bantimurung untuk mendorong partisipasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam gerakan penghijauan di lingkungan rumah dan masjid. Melalui program tersebut, KUA membagikan berbagai bibit pohon seperti Durian, Jambu Kristal, Jeruk, dan Sirsak guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan antarwarga.
Ketua Majelis Taklim Babut Tauba Gollae, Hj. Nuraeni, mengapresiasi langkah KUA Bantimurung. Ia menilai program ini tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antarjamaah majelis taklim. “Kami sangat senang dengan program seperti ini. Selain bermanfaat untuk lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi antar majelis. Bibit ini nanti akan kita tanam di halaman masjid dan sebagian dibagikan ke tetangga yang belum punya,” ungkapnya.
Selama sekitar satu jam, suasana di KUA Bantimurung dipenuhi kegembiraan. Para ibu-ibu pulang membawa bibit pohon dan semangat baru untuk melakukan penghijauan di lingkungan masing-masing. Beberapa di antaranya bahkan telah merencanakan kegiatan penanaman bersama di komunitas mereka.
Menurut H. Mustafa, program ini bukan sekadar pembagian bibit pohon, tetapi juga bagian dari gerakan menanam kesadaran ekologis di tengah masyarakat. “Ini tentang menanam pohon sekaligus menanam kesadaran untuk menjaga bumi,” ujarnya. Ia berharap para peserta akan menyampaikan perkembangan dan pertumbuhan bibit yang mereka rawat kepada pihak KUA sebagai bentuk tindak lanjut program.
Meski langit tampak mendung, kegiatan tersebut berlangsung penuh sukacita. Para ibu-ibu kembali ke rumah masing-masing dengan membawa bibit pohon dan harapan baru: lingkungan yang lebih hijau, udara yang lebih segar, serta ikatan sosial yang semakin kuat antarwarga Bantimurung.