Bupati Maros Kenang Masa Kecil di Pencak Silat, Kejurkab 2026 Jadi Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
- May 01, 2026
- Admin
- Berita
Maros - Semangat pelestarian budaya dan sportivitas kembali digaungkan dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Kabupaten Maros Tahun 2026 yang resmi digelar pada 1–3 Mei 2026 di Gedung Serbaguna Maros.
Bupati Maros, Chaidir Syam, dalam sambutannya mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan dunia pencak silat sejak usia dini. Ia mengenang pengalaman pertamanya mengenal bela diri tersebut saat masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar.
“Olahraga bela diri pertama yang saya kenal adalah pencak silat. Dulu saya bergabung di perguruan Sempreng Tujuh yang latihannya dilaksanakan di rumah jabatan, saat ayahanda bapak Arif Wangsa menjabat sebagai Bupati Maros,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh atlet untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Bahkan, ke depan ia berharap kejuaraan serupa dapat meningkat statusnya dengan memperebutkan Piala Bupati Maros.
“Anak-anak pencak silat harus bangga. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas. Kalah menang itu hal biasa, yang paling utama adalah menjaga persaudaraan,” tegasnya.
Kejurkab Pencak Silat Maros 2026 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan, mulai dari kalangan pelajar hingga dewasa se-Kabupaten Maros. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kemampuan para atlet, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar perguruan.
Ketua Umum IPSI Maros, Farid Arief Wangsa, menyampaikan bahwa kejuaraan ini memiliki peran strategis dalam pembinaan atlet daerah.
“Melalui Kejurkab ini, kami ingin mencari dan membina bibit-bibit unggul yang nantinya bisa bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Sekretaris KONI Maros, Chaerul Syahab, serta Direktur Utama PDAM Maros, Muh Shalahuddin, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan olahraga di daerah.
Panitia pelaksana juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp20 juta bagi para pemenang di berbagai kategori, baik putra maupun putri. Hal ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi para peserta untuk menampilkan performa terbaik mereka.
Mengusung tema “Junjung Tinggi Sportivitas”, seluruh peserta dan pendukung diimbau untuk menjaga sikap dan menjunjung nilai-nilai fair play selama kejuaraan berlangsung.
Lebih dari sekadar kompetisi, Kejurkab ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta melestarikan pencak silat sebagai identitas budaya bangsa di Kabupaten Maros.